Sunday, May 9, 2010

OLYMPIACOMM “SPORT TO COMMUNICATE OUR SPIRIT”

OLYMPIACOMM
"SPORT TO COMMUNICATE OUR SPIRIT"



Olahraga merupakan hal yang sangat vital dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Selain dapat menyehatkan badan dan jiwa kita, olah raga juga dapat menjaga fisik kita agar tetap bugar, pikiran dan otak kita pun akan menjadi jernih. Oleh karena itu, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Komunikasi FISIP Undip mengadakan suatu kegiatan olahraga tahunan yaitu Olympiacomm. Kegiatan tahunan yang kali ini bertema “SPORT to Communicate Our Spirit” ini dilaksanakan pada tanggal 3-7 Mei 2010 pada pukul 14.00-18.00 WIB di Lapangan Basket dan Lapangan Volly Undip Pleburan.
Kegiatan yang berlangsung lima hari ini diisi dengan kompetisi-kompetisi olahraga seperti futsal, volly, tarik tambang dan juga beberapa tradisional game. Tidak hanya mahasiswa saja ilmu Komunikasi FISIP Undip yang berkompetisi, dosen dan karyawan pun ikut serta memeriahkan kegiatan Olympiacomm ini. Antusias peserta dan juga supporter-supporter Olympiacom membuat lapangan basket dan lapangan volly Undip Pleburan yang biasanya sepi menjadi sangat ramai.
Turnomo Raharjo selaku Ketua Jurusan membuka acara Olympiacomm 2010 ini dengan khidmat. Beliau mengatakan bahwa dalam pertandingan ini kalah-menang itu biasa, jangan sampai kekalahan itu membuat masing-masing diantara kita bermusuhan karena sebenarnya tujuan diadakannya acara ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa.
Untuk hari pertama hingga hari ketiga pertandingan yang digelar adalah pertandingan futsal dan volly yang menghasilkan lawan-lawan yang tangguh untuk diadu lagi pada babak final yang diadakan pada hari Jumat. Yang tak kalah menarik adalah pertandingan futsal mahasiswa melawan dosen Ilmu Komunikasi FISIP Undip. Pertandingan heboh ini sangat dinanti-nanti oleh seluruh mahasiswa karena mereka ingin melihat kemampuan para dosen di bidang olahraga. Setelah memakan waktu kurang lebih 30 menit, pertandingan antara mahasiswa dan dosen ini akhirnya dimenangkan oleh tim dosen dengan skor 4-2.
Pertandingan yang agak berbeda ada di hari ke empat dari acara Olympiacom ini. Pada hari ke empat ini, panitia menyelenggarakan pertandingan tarik tambang dan traditional games. Ada pun tradisional games ini meliputi lomba bakiak, balap karung dan pecah balon air. Pada saat pertandingan tarik tambang terselenggara terdengar riuh rendah suara para supporter yang mendampingi masing-masing tim yang bertanding. Mereka semua terlihat sangat bersemangat.
Sampai pada hari kelima, inilah hari yang dinanti oleh seluruh peserta karena hari ini merupakan penentuan pemenang dari pertandingan futsal dan pertandingan volly. Dalam babak final untuk pertandingan futsal ditandingkan tim mahasiswa angkatan 2006 ekstensi dan angkatan 2005, yang kemudian dimenangkan oleh mahasiswa angkatan 2006 ekstensi. Sedangkan untuk pertandingan volly ditandingkan tim mahasiswa angkatan 2006 reguler dan angkatan 2005, yang kemudian dimenangkan oleh mahasiswa angkatan 2006 reguler.
Setelah semua pertandingan selesai dijalankan maka acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang pertandingan. Tak ada sedikit pun perkelahian di sini, semua mahasiswa terlihat sangat puas dengan apa yang telah mereka capai selama 5 hari pertandingan ini. Ketua panitia, Taufik Rahmad, mengatakan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan utama yaitu untuk mempererat rasa persatuan dan persaudaraan, serta meningkatkan komunikasi antar mahasiswa ilmu komunikasi FISIP Undip. Dan untuk selanjutnya, semoga semangat kekeluargaan antar mahasiswa selalu dapat dijaga dengan sebaik mungkin.











Wednesday, May 5, 2010

HARI BUMI CAMPAIGN “SAVE OUR EARTH”

HARI BUMI
CAMPAIGN “SAVE OUR EARTH”


Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Komunikasi FISIP Undip bekerja sama dengan HMJ Administrasi Bisnis, HMJ Administrasi Publik, dan HMJ Ilmu Pemerintahan mengadakan suatu acara untuk memperingati Hari Bumi. Ada pun acara yang diselenggarakan pada hari Rabu, 5 Mei 2010 ini mengambil tema “Save Our Earth”. Bentuk acara ini adalah campaign berjalan (long march) yang dimulai pada pukul 11.00 WIB. Campaign berawal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang kemudian dilanjutkan ke Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Satra. Dalam acara ini mahasiswa akan menyerukan kampanye untuk mengurangi penggunaan plastik. Mereka akan menukarkan botol minuman dengan pin serta menukarkan gelas plastik dengan stiker. Hal yang unik dalam kegiatan ini adalah adanya satu buah pohon seukuran tubuh yang dibawa berkeliling oleh mahasiswa. Pohon ini menggambarkan indahnya alam pepohonan kita ini apabila kita menjaganya dengan baik.

Kegiatan ini bertujuan untuk menggugah kesadaran mahasiswa pada khususnya dan masyarakat pada umumnya agar lebih mencintai bumi dan melestarikan alam. Secara khusus, melalui kegiatan ini panitia ingin mempersuasi mahasiswa dan masyarakat agar mengurangi pemakaian plastik. Plastik merupakan suatu barang yang sulit untuk diuraikan bahkan jika kita membakarnya maka kita akan mencemari udara ini dengan polusi akibat proses pembakaran tersebut. Plastik-plastik yang ada dan tertimbun juga akan membahayakan keselamatan pepohonan disekitar kita karena dengan adanya timbunan plastik tersebut maka pepohonan tidak dapat mempertahankan eksistensi air tanah yang terkandung di dalamnya dan akhirnya akan menebabkan pepohonan tersebut mati. Dengan mengurangi pemakaian plastik maka kelestarian pepohonan di bumi kita juga akan lebih terjaga.



Longmarch bersama "manusia pohon"




Kampanye anti plastik - menukarkan plastik dengan pin dan stiker

WORKSHOP CARNAVAL SCTV 2010 “KREATIF PRODUKSI TV DAN PRESENTER”

WORKSHOP CARNAVAL SCTV 2010
“KREATIF PRODUKSI TV DAN PRESENTER”




Jumat, 7 Mei 2010, SCTV bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Komunikasi FISIP Undip akan mengadakan Workshop Carnaval SCTV 2010 yang bertema Kreatif Produksi TV dan Presenter. Workshop yang akan diselenggarakan di Gedung Pasca Sarjana Undip Pleburan lantai 6 pada pukul 09.00-12.00 WIB ini akan menghadirkan Ronny Kusuma selaku Kepala Departemen Operasional Produksi SCTV sebagai pembicara.

Pendaftaran workshop ini dibuka mulai tanggal 19 April sampai dengan 3 Mei 2010. Dengan biaya pendaftaran Rp 25.000,- peserta workshop sudah akan mendapatkan fasilitas berupa seminar kit, sertifikat, snack, dll. Ketua panitia, Erva Maulita, mengatakan “Workshop ini diselenggarakan dengan tujuan memberikan pengetahuan dan memberikan gambaran bagi para mahasiswa tentang bagaimana menjadi kreatif produksi TV dan presenter yang handal dan kompeten.” Info lebih lanjut hubungi Erva 085726128579 atau Eka 085640878072.

Monday, May 3, 2010

Great Day in Springfield on April 21st!!

Lobby Day in Springfield is an annual tradition for educators to meet and greet state lawmakers and have their voices heard. But this year Lobby Day was inflected with a real urgency as 15,000 teachers, staffers and school workers converged on Springfield to express their frustration with Illinois’ unprecedented budget crisis and the threat of cuts to education at all levels. CFA members decided to take our fourth and final furlough day on April 21 in solidarity with Illinois Education Association and other U. of I. campus unions, and so we got up early and got on the bus.

Lobby Day was surprisingly fun, in large part because of excellent IEA organization that got us and our banners there comfortably, with plenty of donuts and coffee. We enjoyed a huge march and rally, addresses by state leaders, and visits to lawmakers’ offices inside the stunning Capitol building. We met and congratulated our allies (in the CFA's case, Mike Frerichs) and faced heated if not well-reasoned resistance in discussions with our very pressured opponents. Illinois Education Association members gave everyone lunch with amazing efficiency.

For CFA members who had not participated in lobbying before, this was an eye-opening event. Not only did we speak face-to-face with central Illinois State legislators about the importance of a fair tax increase, but we felt surrounded by and connected to many other kinds of people who work helping, teaching, counseling and supporting Illinois students from preschool to graduate school. We were reminded that as University of Illinois faculty we are part of a much larger structure of public education that is, ideally, a structure of opportunity and personal advancement for everyone in the state. At least that's what I felt. Rather than production workers in a credential factory, or ivory tower technocrats, we‘re connected to educators across the state as we try, in straightened circumstances, to help students learn and grow. While it's true times are hard in Illinois, it's also true that the opportunity for a strong public education, up to and through university, should be expanded not narrowed. I'll be in Springfield next year, and for as long as it takes.

Professor Susan Davis
Department of Communication
CFA Executive Committee Member

Wednesday, April 28, 2010

Books For Children

Mindset kebanyakan orang tentang anak jalanan bisa jadi liar; tindik sana tindik sini, perilaku yang kasar serta tidak sopan dan hal-hal negatif lainnya. Fenomena inilah yang mungkin menjadi sebab mengapa masyarakat pada umumnya kurang memperhatikan nasib anak jalanan. Anak jalanan adalah sebuah istilah umum yang mengacu pada anak-anak yang mempunyai kegiatan ekonomi di jalanan. Anak jalanan kerap mengisi aktivitas hariannya sebagai loper koran, pengamen, dan pengemis. Bukan kemauan mereka untuk berada di jalanan dan menjadi anak jalanan. Sebagian besar dari mereka ada yang ingin sekolah, ingin belajar lantaran peduli dengan masa depannya kelak. Oleh karena itu, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Komunikasi FISIP Undip mengadakan acara yang bersifat sosial edukasi yang diberi nama “BOOKS FOR CHILDREN” yaitu berupa acara pengumpulan buku yang kemudian akan disalurkan ke Satoe Atap. Satoe Atap merupakan sebuah komunitas di Semarang yang berbentuk rumah singgah di mana di sana terdapat beberapa pengurus yang mengayomi anak-anak jalanan.
”BOOKS FOR CHILDREN” adalah kegiatan sosial yang didedikasikan untuk anak-anak jalanan binaan komunitas Satoe Atap. Rangkaian kegiatan ini terdiri dari dua sessi, yaitu books collecting yang kemudian dilanjutkan dengan gathering with the children. Books collecting dilakukan mulai tanggal 1 - 19 April 2010 di depan ruang jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Undip pukul 11.00-14.00 WIB. Buku yang dikumpulkan adalah buku yang layak dibaca oleh anak-anak (dibawah 18 tahun) yang berisi pengetahuan dan menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Dalam waktu dua minggu tersebut buku yang terkumpul mencapai angka 120. Setelah Books Collecting terlaksana maka rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan Gathering with children.
Gathering with children dilaksanakan pada tanggal 21 April 2010 di Tanggul Indah, Banjir Kanal Timur, Semarang. Disini panitia menyerahkan buku-buku yang telah terkumpul. Panitia juga berperan sebagai volunteer yang ikut membina anak jalanan dengan mengajarkan membaca, menulis dan menghitung. Anak-anak jalan tersebut sangat antusias mengikuti acara pembinaan ini. Kebanyakan dari mereka ternyata sangat kritis dalam menyoroti suatu hal terlihat dari banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan pada panitia. Pembinaan yang dilakukan bersifat edu-tainment, dimana ada games berhadiah seusai kegiatan belajar mengajar sehingga menarik antusias para anak jalanan untuk mengikutinya. Setelah acara pembinaan terlaksana dengan baik maka rangkaian kegiatan ditutup dengan makan bersama. Senyum manis dan tawa bahagia terlukis jelas pada raut wajah para anak jalanan yang mengikuti acara pembinaan tersebut.



Mereka berbagi cerita.....



Belajar membaca....



Belajar berhitung bersama...

Workshop Karnaval SCTV 2010